Invention Type: Patent / Case Number: #552
Kecelakaan lalu lintas dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti ketidakdisiplinan para pengemudi dalam mematuhi rambu lalu lintas, kelebihan kapasitas angkut, menggunakan telepon genggam saat sedang berkendara, kondisi kendaraan yang tidak layak pakai, maupun karena kelelahan yang mengakibatkan kantuk pada pengemudi. Dari berbagai penyebab tersebut kantuk merupakan salah satu penyebab yang alami dialami oleh manusia yang merupakan pertanda dari tubuh agar pengguna beristirahat. Namun seringkali pengendara mengabaikan rasa kantuk tersebut dan lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan alasan bahwa mereka akan lebih cepat sampai ke tempat tujuan jika tidak beristirahat sejenak. Invensi ini menyediakan helm yang dapat mendeteksi kondisi kantuk yang dialami pengendara, lalu memberikan getaran pada pengendara melalui data yang diterima dari gelombang otak. Frekuensi gelombang otak dideteksi dengan menggunakan electroencephalogram (EEG). Pola data berupa frekuensi gelombang otak dikirim dan diterima oleh Open BCI Circuit (1) di mana data tersebut diolah sehingga ketika menunjukkan frekuensi gelombang tetha yakni 4–8 Hz, Open BCI Circuit (1) tersebut akan mengirimkan perintah kepada buzzer (6) untuk memberikan getaran.
IDP000069432